Bukan Cuma Scooter Listrik, 3 Mainan Anak Ini Dijual dengan Harga Mahal

Harga Scooter Listrik

 

Scooter merupakan mainan yang sangat menyenangkan di masa kanak-kanak. Namun kini scooter telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi scooter listrik yang lebih praktis dan menyenangkan untuk digunakan. Harga scooter listrik pun pastinya menjadi lebih mahal bila dibandingkan dengan scooter biasa. Maka dari itu, tak hanya anak-anak yang mungkin menyukainya, melainkan orang dewasa pun tak ingin ketinggalan asiknya untuk mengendarai scooter ini.

Mungkin Anda juga pernah menggunakan scooter semasa kanak-kanan. Mainan yang mirip dengan skateboard ini memiliki roda dua dibagian belakangnya dan satu buah roda dibagian depan. Bila dahulu untuk menggerakkan scooter harus menggunakan bantuan kaki sebagai pendorongnya, namun dengan adanya scooter listrik, Anda tidak perlu menggunakan cara yang melelahkan itu, karena bisa dikendalikan otomatis melalui remote yang ada dibagian pegangannya. Dengan kecanggihannya ini, tak heran jika harga sebuah scooter listrik bisa dihargai cukup mahal.

Namun tahukah Anda, bahwa tidak hanya scooter listrik yang pernah menjadi mainan anak yang kini dijual dengan harga yang cukup mahal? Masih ada beberapa mainan lagi yang nggak kalah seru dengan scooter listrik ini. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai hal itu, berikut 3 mainan anak mirip scooter listrik yang dijual dengan harga yang cukup mahal.

1. Hoverboard

Mungkin Anda pernah melihat mainan ini saat berjalan-jalan di mall ataupun di taman-taman terbuka. Yah, mainan ini memang bukan maenan baru lagi. Hanya saja teknologi yang digunakan sudah sangat maju sehingga harganya pun bisa dibilang tidak lagi murah.

Mainan ini berbentuk seperti papan pijakan dengan dua buah roda yang berada pada ujung-ujung papan tersebut. Diantara ujung-ujung papan tersebut terdapat pijakan yang mana juga terhubung dengan semacam tuas sebagai alat kontrolnya. Agar papan dapat berjalan lurus ke depan, maka posisi kaki pada tuas tersebut harus menukik ke arah depan, atau badan condong ke depan. Sedangkan untuk berhenti, Anda hanya cukup berdiri tegak dengan posisi kaki pada tuas mendatar seperti sikap kaki semula.

Hoverboard ini dapat digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Hanya saja, bila digunakan oleh anak-anak, harus mendapatkan pendampingan khusus hingga ia mahir. Selain itu hoverboard anak-anak juga punya ciri khusus, yakni warnanya yang lebih cerah, serta terdapat lampu LED yang berkedip saat roda berputar.

2. Segway

Hampir mirip dengan scooter listrik, hanya saja segway memang lebih mahal dibandingkan dengan scooter. Selain itu, ukurannya juga lebih besar, sehingga tidak semua anak-anak dapat mengendarainya.

Saat ini Segway sudah banyak digunakan di bandara-bandara, rumah sakit, taman kota, lapangan golf dan lainnya. Namun di Indonesia, sepertinya masih jarang ditemui.

Untuk menjalankan Segway, Anda cukup berdiri diatas keduanya yang lebih besar jika dibandingkan dengan scooter. Terdapat beberapa tuas sebagai kemudinya. Untuk maju kedepan, Anda hanya perlu mengarahkan tuasnya ke depan, dan kembalikan tuas ke posisi semula bila ingin berhenti.

3. Skateboard Listrik

Skateboard yang dulu digunakan dengan cara mendorongnya dengan kaki kini juga telah menjelma menjadi mainan yang cukup mahal harganya. Dengan hadirnya skateboard listrik, kini aktifitas olahraga ekstrim atau sebagai alat transportasi menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Di beberapa negara, skateboard listrik juga sudah menjadi trend dikalangan anak muda. Selain bisa melampiaskan hobi bermain papan seluncur, alat ini juga sangat berguna sebagai alternatif transportasi yang ramah lingkungan. Nah, Anda tertarik untuk memiliki juga?