6 Masalah Kesehatan Ini Dapat Menyebabkan Keringat Berlebih

No comment 102 views

Keringat Berlebih

Berkeringat merupakan sebuah aktifitas normal akibat adanya reaksi tubuh terhadap lingkungan sekitar. Namun berkeringat juga dapat menjadi masalah jika keringat keluar lebih banyak dari biasanya, padahal Anda sendiri tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Banyak pakar kesehatan yang menyebutkan, jika keringat berlebih justru menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan.  Jadi hal seperti ini perlu Anda waspadai, jika keringat keluar secara berlebih, mungkin Anda mengalami salah satu gangguan kesehatan berikut ini.

  1. Stres

Faktor yang paling sering menyebabkan Anda berkeringat tidak normal adalah karena stres yang sedang Anda alami. Stres atau rasa cemas, tak jarang memberikan dampak negatif pada tubuh. Saat tubuh stres, keringat akan mengucur deras, seperti Anda sedang melakukan sesuatu aktifitas yang berat. Selain mempengaruhi kerja otak, stres juga mempengaruhi kerja jantung, yang membuat aliran darah menjadi lebih cepat. Sehingga membuat kelenjar keringat, lebih banyak memproduksi keringat dan juga lemak.

  1. Hipertiroidisme

Ini merupakan salah satu kelainan pada kelenjar tiroid. Akibat kelainan ini, kelenjar tiroid memproduksi lebih banyak hormon, sehingga menimbulkan rasa cemas yang berlebih. Biasanya, peningkatan ini juga berpengaruh pada organ tubuh, sehingga menghasilkan keringat yang berlebih. Jika hal seperti ini berlangsung lama, maka sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan kepada dokter ahli, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Gula darah rendah (hipoglikemia)

Rendahnya kadar gula darah juga dapat menyebabkan timbulnya masalah keringat berlebih. Biasanya bila Anda mengalami hipoglikemia, Anda akan merasakan lemas, pusing, gelisah dan lapar yang tak tertahankan. Hal ini tentu akan memicu kelenjar keringat mengeluarkan keringat dalam intensitas yang tinggi. Bahkan sering kali, keringat keluar melalui pori-pori kulit kepada, kening, leher hingga punggung.

  1. Hyperhidrosis

Kondisi kesehatan ini dapat menyebabkan keringat keluar hanya pada bagian-bagian tubuh tertentu saja. Biasanya kondisi ini paling sering dialami dibagian leher, ketiak, telapak kaki ataupun di bagian tangan. Bahkan banyak orang yang menduga, banyak masalah kesehatan ini juga berkaitan dengan paru-paru basah, karena gejala awalnya memang sangat mirip. Namun dapat dipastikan bahwa itu bukanlah seperti yang di kira. Meskipun tidak berbahaya, akan tetapi dikarenakan konsentrasi keringat hanya pada bagian tubuh tertentu saja, dapat membuat pakaian Anda basah, sehingga akan timbul rasa kurang percaya diri.

  1. Efek samping pengobatan

Efek samping penggunakan obat juga bisa menjadi sebab lain timbulnya masalah keringat yang berlebih. Biasanya saat Anda baru meminum obat dari jenis antibiotik, obat tekanan darah ataupun obat-obatan psikiatri, akan memberikan efek samping berupa meningkatnya kerja jantung (berdebar). Kondisi ini, pastinya akan membuat aliran darah Anda menjadi lebih cepat dari biasanya. Sehingga dapat memicu kelenjar keringat, dan timbulnya keringat yang berlebih.

  1. Demam yang tak diketahui penyebabnya

Demam adalah pertanda awal datangnya sebuah penyakit. Bila tubuh tidak memiliki kekebalan (imunitas) yang cukup, maka tubuh akan memberikan reaksi berupa peningkatan suhu badan. Ada 4 jenis demam yang sebenarnya tidak diketahui penyebabnya. Yang utama adalah klasik, dimana demam dapat terjadi pada orang sehat sekalipun. Kedua Nosokomial, ini demam yang muncul akibat rawat inap. Selanjutnya kekurangan imunitas, biasa terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang rendah, seperti anak-anak. Terakhir terkait dengan HIV dan penyakit menular lainnya. Selain meningkatnya suhu tubuh, demam juga bisa memicu keringat berlebih, yang disertai dengan rasa menggigil.