Cara Perhitungan Simulasi Kredit Mobil

No comment 41 views
Simulasi Kredit Mobil

 

Mobil bisa menjadi salah satu pilihan berkendaraan yang nyaman bagi sebagian orang. Hanya saja untuk dapat memilikinya, Anda membutuhkan sejumlah uang yang terbilang besar. Sebagai alternatif, Anda yang tidak memiliki cukup uang tunai dapat membeli mobil secara kredit melalui leasing ataupun bank. Jika Anda memilih menggunakan lembaga keuangan yang tepat, maka Anda akan diarahkan dengan simulasi kredit mobil untuk mendapatkan kemudahan dan keringanan dalam angsurannya.

Akan tetapi bagi orang awam, perhitungan simulasi kredit mobil memang masih sangat membingungkan. Walau terkadang sudah dijelaskan berulang-ulang oleh sales leasing ataupun pihak bank, tetep saja masih ada rasa kurang puas dengan apa yang disampaikan. Yang pada akhirnya menimbulkan rasa ragu untuk melanjutkan transaksi.

Perlu dipahami, pada dasarnya mengurus kredit mobil itu cukup mudah selama Anda bisa mengikuti tahapannya. Saat Anda berada di salah satu leasing ataupun bank terpercaya, Anda akan dijelaskan paling tidak terkait beberapa hal ini, diantaranya adalah tentang persyaratan, perjanjian dan tentunya simulasi atas kredit mobil Anda. Lalu setelah semuanya beres, Anda akan diminta untuk menentukan tipe mobil yang ingin Anda beli. Sampai disini seharusnya Anda sudah mempunyai pilihan sendiri, sebelum Anda diminta untuk memutuskan ingin tipe mobil seperti apa. Akan tetapi bila Anda belum punya pilihan sendiri, Anda diberikan banyak penawaran mobil yang mungkin akan sesuai untuk Anda.

Simulasi Perhitungan Kredit Mobil

Setelah Anda menentukan tipe mobil apa yang ingin Anda beli, entah itu baru ataupun bekas. Maka selanjutnya Anda bisa mulai melakukan simulasi perhitungan kredit mobil. Dimana tahapannya adalah.

  1. Menentukan Uang DP

Hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah menentukan uang muka (DP) untuk kredit mobil Anda. Sebaiknya, Anda telah mempersiap DP yang cukup sebelum Anda datang ke leasing ataupun bank, agar proses kredit dapat berjalan dengan mudah.

Biasanya uang DP yang dibutuhkan untuk kredit mobil adalah minimal 20% dari harga mobil yang ingin Anda beli. Jadi, misalnya harga mobil 200 juta, maka Anda harus mempersiapkan uang 40 juta sebagai DP –nya. DP 20% ini memang sudah di atur oleh pemerintah untuk mengurangi resiko kredit macet. Jadi untuk yang satu ini, Anda tidak bisa melakukan tawar-menawar lagi.

  1. Menentukan Pokok Kredit (PK)

Anda bisa menghitung sendiri atau meminta bantuan pihak leasing/bank untuk menghitung pokok kredit mobil Anda. Cara menghitungnya sendiri pun sebenarnya terbilang mudah. Anda cukup mengurangkan harga mobil dengan uang DP yang Anda miliki saja. Misal, harga mobil tadi adalah 200 juta, uang DP yang Anda miliki sebesar 40 juta, maka pokok kreditnya adalah 160 juta. Dan jumlah inilah yang nantinya akan Anda bayarkan sebagai kredit kepada leasing atau bank.

  1. Menentukan Tarif Bunga (TB)

Tarif bunga ini ditentukan oleh pihak leasing atau bank. Biasanya Anda akan langsung diarahkan para perhitungan yang sudah dibuat oleh mereka. Besarnya bunga yang dibebankan tergantung tenor (jangka waktu) kredit yang Anda buat. Contohnya, bunga 8% selama 3 tahun. Berarti jika Pokok Kredit Anda tadi 160 juta, maka bunga yang dikenakan selama 3 tahun adalah 38,4 juta.

  1. Menentukan Besaran Cicilan

Selanjutnya Anda tinggal menghitung berapa besaran cicilan Anda setiap bulannya. Untuk mengetahuinya, Anda tinggal menjumlahkan pokok kredit dengan tarif bunga, kemudian dibagi tenor. Jadi misalnya pokok kredit Anda 160 juta, dan tarif bunganya 38,4 juta, selama 3 tahun (36 bulan). Maka besaran cicilan Anda adalah Rp 5.551.200/ bulan. Namun jumlah tersebut belum ditambah dengan asuransi jika Anda menginginkannya.