Kista Ovarium saat Hamil, Berbahayakah?

No comment 35 views

Kista Ovarium

Kehamilan merupakan anugerah terindah yang dialami oleh wanita. Dengan kehamilan manusia dapat melahirkan keturunan yang akan mewarisi dirinya. Namun terkadang wanita mengalami kesulitan untuk mengandung. Berbagai rumor yang beredar mengenai penyebab wanita sulit hamil memang menjadi momok yang menakutkan, salah satunya kista ovarium. Namun benarkah demikian?

Kista Ovarium saat Hamil

Kista ovarium merupakan kantung yang berisi cairan dan letaknya di ovarium atau permukaan ovarium. Yang perlu diketahui adalah setiap wanita mengalami kista setidaknya sekali seumur hidup. Kemunculan kista ovarium kadang tidak disadari sebagian wanita karena datang secara perlahan-lahan hingga muncul sebuah benjolan. Hal ini memungkinkan seorang ibu baru mengetahuinya ketika hamil.

Kista yang muncul pada ibu hamil juga dapat disebabkan oleh konsumsi obat kesuburan gonadotropin sebelum mengalami kehamilan. Gonadotropin atau jenis lainnya seperti klofimen sitrat atau letrozole dapat menginduksi ovulasi. Selain itu juga, terapi kesuburan dapat berakibat kista karena merupakan bagian dari sindrom hiperstimulasi ovarium.

Gejala Kista saat Hamil

Kista yang dialami ibu hamil memang tidak menimbulkan gejala-gejala tertentu dan dapat hilang dengan sendirinya, tidak seperti kabar yang beredar bahwa kista menyebabkan kanker pada ovarium. Namun kondisi kista yang semakin membesar pada ibu hamil akan menyebabkan beberapa gejala dan tanda-tanda, antara lain:

  • Perut kembung
  • Selalu merasa kekenyangan meski makan sedikit
  • Perut merasa tertekan
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Rambut tumbuh tidak normal
  • Mengalami demam
  • Tidak nafsu makan

Kista ovarium pada ibu hamil tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati, selain itu umumnya tidak mempengaruhi ibu dan janin dalam kandungan. Namun jika benjolan tidak menghilang dan makin membesar hingga ukurannya melebihi 5 cm dapat menghalangi leher rahim sebagai jalur bayi dan bisa dikatakan berbahaya.

Benjolan bisa saja pecah dan menyebabkan pendarahan dalam pada ibu hamil. Nyeri perut saat hamil di sekitar perut bawah dan panggul juga perlu diwaspadai karena bisa saja diakibatkan oleh kista yang terpelintir sehingga menghambat aliran darah. Sedangkan pada kondisi ekstrem dapat mengakibatkan kelahiran prematur pada janin.