Mengapa Wanita Lebih Sering Mengalami Tiroid?

No comment 77 views

gejala mengalami tiroid

Baik pria maupun wanita memiliki hormon tiroid. Hormon ini dihasilkan oleh tubuh lewat kelenjar tiroid. Banyak tidaknya hormon tersebut, sangat berpengaruh pada metabolisme tubuh. Jika hormon ini kurang aktif (hormon tiroid rendah), maka akan timbul penyakit yang disebut dengan hipotiroid. Namun jika kadarnya diatas normal, maka akan terjadi hipertiroid.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit tiroid. Biasanya penyakit ini paling sering dialami oleh wanita. Berdasarkan catatan medis, kelenjar tiroid sangat erat hubungannya dengan kadar hormon estrogen (hormon utama pada wanita). Saat hormon estrogen ini mengalami gangguan, maka bisa memicu timbulnya penyakit tiroid. Nah, apabila gejala mengalami tiroid mulai tampak pada tubuh Anda, maka sebaiknya Anda mulai berhati-hati. Untuk lebih jelasnya mengenai penyakit ini, berikut adalah gejala-gejala yang bisa Anda rasakan;

  1. Rambut menipis

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Eve Feinberg, M.D., seorang asisten profesor endokrinologi reproduksi dan infertilitas dari Northwestern University School of Medicine, tanda seseorang mengalami gangguan hormon tiroid salah satunya adalah bagian rambut yang secara berangsur-angsur menipis.

Rambut yang menipis ini, paling parah terjadi pada bagian alis. Jika Anda mengalami gejala seperti ini, besar kemungkinan Anda mengalami gangguan tiroid jenis hipotiroid. Selain itu bagian rambut yang juga rentan mengalami penipisan adalah rambut di area kaki, dan juga lengan.

  1. Mata bengkak dan berair

Gejala lainnya yang bisa dirasakan saat seseorang mengalami penyakit tiroid adalah mata yang membengkak dan juga berair. Kondisi yang seperti ini, dinamakan kelainan autoimun, yang menimbulkan hipertiroid. Tak hanya bengkak dan berair, penderita penyakit ini juga akan mengalami penglihatan ganda yang membuat pandangan mata menjadi tidak nyaman.

  1. Otot lemas

Seseorang yang menderita penyakit tiroid, baik itu hipotiroid ataupun hipertiroid dapat menyebabkan otot-ototnya menjadi lemah, pegal bahkan kaku. Karena perkembangan penyakit ini yang tergolong lambat, orang-orang biasanya kurang peka dengan hal tersebut. Rasa pegal dan otot-otot yang melemah sering dianggap biasa. Untuk memastikannya, ada baiknya dilakukan pemeriksaan secara medis.

  1. Perubahan Berat Badan

Gejala mengalami tiroid yang lainnya adalah perubahan pada berat badan. Pada penderita hipotiroid, kelenjar tiroid kurang begitu aktif sehingga menghambat metabolisme tubuh. Akibat dari ini, seseorang akan memiliki berat badan berlebih, atau berat badan yang sulit untuk susut meskipun sudah mengurang porsi makan. Begitu pula sebaliknya pada penderita hipertiroid, ia akan sangat susah untuk menaikkan berat badan, karena tiroidnya di atas batas normal.

  1. Muncul Benjolan di Lipatan-lipatan Tubuh

Cara lain yang bisa dilakukan bila ingin mengetahui apakah ada penyakit tiroid atau tidak, adalah saat munculnya benjolan-benjolan di bagian lipatan tubuh kita. Pada penderita tiroid, biasanya benjolan yang seperti bisul namun lebih lunak. Benjolan ini paling sering muncul di bagian lipatan tubuh seperti ketiak, leher, dan selangkangan.