5 Jenis Protein dan Fungsinya untuk Rambut

No comment 49 views

Fungsi Protein Rambut

Rambut merupakan salah satu aset penting bagi wanita ataupun pria. Rambut yang sehat dan tertata rapi memang dipercaya mampu untuk menunjang penampilan sehingga terlihat lebih menarik di mata orang lain. Namun, rambut juga merupakan bagian tubuh yang paling sering mengalami masalah. Berbagai macam masalah rambut seperti rambut pecah-pecah, kering, rontok hingga berketombe kerap menghantui dan dapat terjadi pada siapa saja. Biasanya permasalahan seperti itu dapat terjadi lantaran rambut kekurangan protein yang merupakan unsur penting dalam menjaga kesehatan rambut. Nah, protein pada rambut terdiri dari beberapa jenis, dimana setiap jenis memiliki fungsi yang berbeda. Berikut ini adalah jenis dan fungsi protein pada rambut, selengkapnya;

  1. Sistein

Yang pertama adalah sistein. Protein ini berfungsi untuk mensitumulasi pertumbuhan rambut yang mengalami kerontokan. Sistein akan memasok belerang ke sel-sel rambut agar rambut menjadi kuat dan bertekstur. Dengan adanya sistein, akan merangsang kembali pertumbuhan rambut, sehingga resiko kebotakan dapat diminimalisir. Sayangnya sistein tidak di produksi oleh tubuh, melainkan dapat diperoleh dari makanan/sayuran seperti gandum, brokoli, kubis, ayam dan berbagai produk olahan susu.

  1. Arginin

Arginin merupakan salah satu protein penting untuk menunjang pertumbuhan rambut. Keberadaan arginin pada rambut akan memicu peningkatan nitrogen oksida sehingga dapat merangsang kalium pembukaan sel. Jika pembukaan sel sempurna, maka dapat menyuplai darah ke akar rambut sehingga pertumbuhan rambut menjadi lebih sehat. Nah, beberapa asupan makanan yang mengandung arginin adalah dari keluarga kacang-kacangan (mete), kelapa, kemiri, dan biji-bijian (bunga matahari, wijen, atau gandum).

  1. Lisin

Protein lain yang sangat dibutuhkan oleh rambut adalah Lisin. Lisin merupakan protein rambut yang berperan untuk pertumbuhan rambut. Lisin akan merangsang enzim kolagen, yang akan memperbaiki kerusakan pada rambut seperti rambut kering dan pecah-pecah. Saat ini beberapa perusahaan farmasi sudah membuat protein lisin dalam bentuk suplemen yang siap dikonsumsi. Namun jika Anda ingin mendapatkan lisin secara alami, bisa mengkonsumsi berbagai jenis ikan-ikanan (sarden, kod, atau salmon), bisa juga mengkonsumsi unggas, susu, daging merah dan kacang-kancangan.

  1. Metionin

Metionin merupakan protein yang juga berfungsi sebagai antioksidan untuk mengatasi kerusakan pada rambut. Protein ini bisa dikatakan sebagai gudangnya belerang pada rambut. Karena mengandung senyawa lipotropik dapat berguna untuk memecah lemak serta mencegah penumpukan lemak pada area rambut hingga ke pembuluh arteri. Dapat dikatakan metionin pada rambut berfungsi untuk meningkatkan suplai darah ke kulit kepala dan juga ke folikel. Dengan lancarnya peredaraan darah, dapat membuat rambut menjadi tumbuh lebih sehat. Sama halnya dengan protein lainnya, metionin bisa diperoleh dari makanan seperti kacang brazil, ikan dan biji-bijian terutama wijen.

  1. Tirosin

Tirosin merupakan protein yang bertanggungjawab pada pewarnaan alami rambut dan kulit. Selain itu tirosin juga diperlukan untuk pengendalian insomnia, dan gangguan sulit tidur hingga stres. Makanan-makanan seperti olahan susu, kedelai, biji labu, dan kacang-kacangan banyak mengandung tirosin.