Apa Saja Komponen Laporan Keuangan Sebuah Perusahaan?

No comment 94 views

Laporan keuangan merupakan catatan/informasi arus keuangan sebuah perusahaan dalam suatu periode akuntansi, yang memberikan gambaran keseluruhan tentang bagaimana kinerja sebuah perusahaan. Atau dalam istilah lain, laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan, untuk digunakan oleh pihak ekternal perusahaan ataupun di dalam internal perusahaan sendiri, dalam menuntukan arah kebijakan selanjutnya. Misalnya, sebuah perusahaan dengan merek PT. Mayora. Perusahaan ini tengah merilis laporan keuangan Mayora yang bisa diakses secara publik. Selain untuk kebutuhan internal, Mayora sengaja merilis laporan keuangan untuk menunjukkan pada calon investornya, bahwa perusahaan yang mereka jalankan memiliki kinerja yang sangat baik, sehingga kedepannya akan menarik lebih banyak investor lagi.

laporan keuangan Mayora

Di dalam laporan keuangan perusahaan, ada lima komponen penting yang harus dicantumkan. Diantaranya adalah;

1. Laporan Laba/Rugi

Laba/rugi adalah sebuah komponen penting dalam sebuah laporan keuangan. Dari sinilah dapat diketahui kinerja keuangan pada perusahaan tersebut. Apakah perusahaan mengalami keuntungan atau malah mendapat kerugian. Selain itu, laporan laba/rugi ini juga berguna untuk menghitung besarnya pajak yang harus dikeluarkan, bahan eveluasi bagi direksi/manajemen dalam mengambil sebuah kebijakan perusahaan.

2. Laporan Perubahan Modal

Sejak awal berdirinya sebuah perusahaan hingga berjalan sampai dengan sekarang ini, laporan perubahan modal harus tercatat dalam laporan keuangan. Nah, selama perusahaan beroperasi, tentu akan mengalami berbagai kondisi, baik itu keuntungan ataupun kerugian. Perubahan ini biasanya turut mempengaruhi perubahan modal di setiap periodenya. Bisa jadi modal akan bertambah seiring dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan, namun tidak menutup kemungkinan untuk mengurangi modal.

3. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Laporan posisi keuangan (neraca) terdiri dari tiga komponen, diantaranya aset, kewajiban dan modal perusahaan. Komponen ini harus tersaji secara lengkap dan terperinci, dalam laporan neraca keuangan.

4. Laporan Arus Kas

Berikutnya adalah laporan arus kas atau cash flow statement. Laporan ini berfungsi sebagai informasi aliran kas perusahaan yang terdiri dari kas masuk dan kas keluar. Laporan ini juga biasa digunakan sebagai indikator manajemen untuk memprediksi arus kas di periode mendatang.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

Catatan Atas Laporan Keuangan merupakan bagian pelaporan entitas pada sebuah perusahaan. Tujuannya adalah untuk memberikan penjelasan terperinci terkait hal-hal yang ada pada jenis laporan keuangan lainnya. Namun tidak semua perusahaan membuat CALK ini. Biasanya hanya perusahaan-perusahaan berskala besar atau perusahaan yang berstatus public companies yang membuatnya.

Email Autoresponder indonesia

Leave a reply "Apa Saja Komponen Laporan Keuangan Sebuah Perusahaan?"